Kedalaman Kehormatan, Keberanian dan Kesetiaan Para 47 Ronin
| Adegan dari '47 Ronin' |
![]() |
| Keanu Reevess |
![]() |
| Rinko Kikuchi |
Sebelum melihat film ini saya sebelumnya memang tidak pernah mendengar tentang 47 Ronin ini. Biasanya sebelum menonton film, saya terlebih dahulu mencari informasi tentang jalan cerita dari film tersebut tetapi entah mengapa kali ini saya lebih memilih untuk menonton filmnya terlebih dahulu. Ternyata banyak fakta-fakta menarik yang ditawarkan oleh film 47 Ronin dan legenda 47 Ronin itu sendiri. Mungkin karena saya memang kurang membaca tentang sejarah Jepang sehingga membuat saya terkejut ketika film 47 Ronin itu berakhir. Berikut adalah hal-hal menarik yang saya temukan setelah menonton 47 Ronin dan mencari-cari lebih lanjut tentang legenda sebenarnya dari 47 Ronin.
![]() |
| Lukisan menggambarkan legenda '47 Ronin' |
1. Film 47 Ronin didasarkan pada kisah nyata yang disebut sebagai legenda nasional rakyat Jepang. Kisah asli 47 Ronin diawali ketika Lord Asano sebagai penguasa Ako dipaksa untuk melakukan seppuku karena dianggap telah menyerang Lord Kira yang adalah salah seorang petinggi Shogun. Karena tuan mereka telah wafat, para pengikut Lord Asano yang dipimpin oleh Oishi tidak lagi bergelar samurai tetapi ronin. Para pengikut Lord Asano bertekad untuk membalas dendam pada Kira dan setelah menunggu selama 2 tahun akhirnya mereka berhasil membalas dendam. 47 ronin ini melakukan seppuku atas pembunuhan yang mereka lakukan terhadap Kira.
47 Ronin ini kemudian dimakamkan di kuil Sengakuji. Setiap tahunnya sampai sekarang ini, dilangsungkan upacara di kuil Sengakuji pada tanggal 14 Desember untuk memperingati keberanian para 47 ronin atas penyerangan terhadap Kira.
![]() |
| Makam 47 Ronin |
2. Film yang dibintangi oleh Keanu Reevess ini merupakan Hollywood remake dari beberapa film Jepang lain yang juga menceritakan tentang 47 Ronin. Film Jepang pertama berjudul The 47 Ronin yang tayang pada tahun 1941. Film Jepang kedua berjudul The Loyal 47 Ronin tayang tahun 1958. Film Jepang ketiga berjudul Chushingura: Hana no Maki, Yuki no Maki atau 47 Samurai tayang tahun 1962. Film keempat berjudul 47 Ronin, tayang tahun 1994, merupakan film remake dari film pendahulunya tahun 1941.
![]() |
| Kai, diperankan Keanu Reevess |
3. Karakter Kai, diperankan oleh Keanu Reevess, dalam versi Hollywood remake ini dibuat memang khusus untuk film. Kai merupakan karakter tambahan karena dalam legenda sebenarnya tidak ada peran Kai seperti yang diceritakan di film versi Hollywood.
Dalam film kali ini, Kai terlibat cinta terlarang dengan Lady Mika, anak dari Lord Asano atau disebut Daimyo yang merupakan penguasa Ako. Kai yang adalah seorang half-breed (berdarah campuran) dirasa tidak pantas untuk bersanding dengan Lady Mika yang adalah seorang putri.
| Ronin |
5. Bushido atau The Way of Warrior adalah suatu jalan hidup yang diemban oleh seorang samurai pada masa feodalisme Jepang. Terdapat berbagai macam aspek yang terkandung dalam Bushido dan salah satunya adalah kehormatan. Seorang samurai rela menyerahkan nyawanya untuk tetap menjunjung tinggi kehormatan. Ia secara sukarela akan melakukan seppuku, ritual bagi seorang samurai untuk membuktikan kesungguhan dirinya dengan mati terhormat secara sukarela dengan cara merobek perut.
Setelah mengetahui bahwa 47 Ronin yang dibintangi Keanu Reevess ini adalah versi remake dari film Jepang maka terjawablah sudah pertanyaan yang sempat terbesit dalam benak saya sejak dari awal mula pemutaran film ini. Alasan mengapa film yang berlatar belakang budaya Jepang, setting di Jepang, pemain Jepang yang mendominasi film tetapi menggunakan bahasa Inggris bukan bahasa Jepang dalam percakapan di film adalah karena film ini adalah film yang memang dibuat untuk pasar yang lebih luas, yang lebih mendunia. Dengan memasang Keanu Reevess sebagai pemeran utama yang digadang-gadang dan ditampilkan di teaser poster memang sangatlah Hollywood tetapi memang itulah tujuannya. Saya pun mengakui bahwa alasan melihat 47 Ronin karena ingin melihat aksi Keanu Reevess kembali. Terlebih lagi ia tampil kembali melalui film berlatar belakang Jepang dan samurai yang menurut saya cukup menarik untuk dinantikan.
![]() |
| Kai dan Oishi |
![]() |
| Hiroyuki Sanada sebagai Oishi |
Menyadari bahwa sebenarnya Oishi adalah karakter yang paling krusial dalam kisah tersebut dan bagaimana sang sutradara merangkai jalan cerita dengan tetap membuat karakter Oishi penting patut diberi pujian karena kebanyakan film remake versi Hollywood terkesan mengesampingkan peran penting karakter-karakter asli. Porsi karakter Reeves dalam film remake kali ini menurut saya sesuai, tidak terlalu mendominasi dan juga tidak terlalu kurang.
Sang sutradara dengan meramu cerita yang berasal dari legenda Jepang dan menambahkan sentuhan sihir dan cerita cinta mampu menampilkan suguhan hiburan yang pas dalam masa liburan kali ini. Bukan suguhan berat yang memaksa penonton berpikir keras tetapi mampu menggelitik para penonton untuk lebih memahami seluk beluk kode etik yang diemban seorang samurai di Jepang dan yang lebih utama adalah mampu memberi inspirasi dan tuntutan tentang ihwal keberanian dan kesetiaan para kesatria Jepang dalam mengemban tugasnya yang tampaknya sulit ditemukan pada masa sekarang ini khususnya di negeri ini ketika para penegak hukum dan para wakil rakyat dengan mudahnya melupakan kewajiban yang seharusnya mereka emban demi kepentingan rakyat.
Sumber foto:
http://www.seejapan.co.uk/JNTO_Consumer/media/press-releases/press-release-detail/13-12-18/47-Ronin-at-UK-Cinemas-from-26-Dec









Comments
Post a Comment